Menjaga lisan
Yah, memang komentar orang yang mungkin dia hanya asal mengeluarkan kata-kata itu bisa berdampak buruk pada objek pendengarnya. Yah, lagi-lagi mungkin dia hanya asal berkomentar tanpa tahu imbas atau efek dari apa yang dia ucapkan. Ya! Lagi-lagi hikmah yang bisa dan harus diambil adalah jagalah lisanmu! Semoga aku cukup menjadi “korban” saja dan tidak pernah menjadi “pelaku” kriminalitas tersebut. astaghfirullah…
semoga Dia yang senantiasa menjagaku akan tetap menjagaku dalam menjaga tingkah lakuku terlebih dalam menjaga lisan!!!
Mulutmu, harimaumu….
Aku tak mau dan tak ingin berprasangka apapun, mencoba untuk memahami bahwa karakter dan sifat tiap orang memang berbaeda itu sudah cukup buatku. Hingga memang kita harus mau meleburkan keegoisan kita dan ketinggihatian kita sebagai pemilik karakter berbeda. Tanpa mendalami maksud apa yang tersembunyi cukup bagiku untuk sekedar tahu saja karakter orang tersebut, setidaknya hal itu bisa membuatku lebih mudah untuk memaafkan sikap orang yang membuatku tak nyaman. Yah keberagaman ini tak selalu menjadi duri dalam sebuah interaksi antarindividu, ada kalanya bahkan mungkin tanpa disadari keberagaman itulah yang lebih sering membuat ukhuwah itu berwarna, bukankah pelangi itu tampak indah juga karena perbedaan warna di dalamnya? Ya, yang kita perlukan bukan mencari perbedaan warnanya tapi keindahan warna satu sama lain yang menjadikannya lebih indah bila tampil bersama..
Sebuah perenungan sederhana.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Text
Text Widget
Categories
- curhat... (1)
- musim semi.... (1)
Recent Posts
Download
Feedjit
Diberdayakan oleh Blogger.

0 komentar:
Posting Komentar