Selasa, 06 November 2012

Belajar dari Kata-Kata



QUOTE OF TERE LIYE
Belakangan saya sedang kegandrungan baca buku tulisan Tere Liye. Berawal dari rasa penasaran dengan nama penulis yang  terdengar unik “Tere Liye” (Saya kira penulis adalah seorang perempuan, eh ternyata…laki-laki,hehe...) Buku pertama karya Tere Liye  yang saya lahab adalah novel hasil pinjaman dari teman yang berjudul “Bidadari-Bidadari Surga”.  Berselang setelah itu coba-coba beli sendiri karya lain beliau, lama kelamaan malah jadi ketagihan menikmati huruf demi huruf yang beliau rangkai. Meski begitu  -mengaku penggemar buku Tere Liye- tapi belum semua buku karya beliau selesai saya lahab. Mengikuti kondisi keuangan yang ada dan selera hati, hehehe.. ;)
Salah satu hal yang saya suka dari karya Tere Liye adalah  di sana banyak di tuliskan quote yang sangat menginspirasi dan memotivasi. Apalagi saya memang orang yang gandrung dengan “kata-kata” seperti itu. Nah, singkatnya sekarang ini saya mau berbagi kutipan dari  Tere Liye yang menurut saya oke banget. Kutipan berikut yang saya posting hanya dari buku-buku Tere Liye yang sudah saya nikmati saja, selebihnya menyusul insyaallah, semoga bermanfaat :) 

REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU

v  “Kering atau basah nasib sebutir gandum itu sudah ditentukan. Tidak peduli seberapa baik atap gudang menahan hujan. Tidak peduli seberapa kokoh ember plastic melindunginya. Tak peduli seberapa dalam rekahan tegel menutupinya. Kalau malam itu ditentukan basah, maka basahlah dia. Kalau ditentukan kering, maka keringlah dia. Begitulah kehidupan. Robek-tidaknya sehelai daun di hutan paling tersembunyi semua sudah ditentukan. Menguap atau menetesnya sebulir embun yang menggelayut di bunga anggrek di dahan paling tinggi, hutan paling jauh semua sudah ditentukan.”


v  “Andaikata semua kehidupan ini menyakitkan, maka di luar sana pasti masih ada sepotong bagian yang menyenangkan. Kemudian kau akan membenak pasti ada sesuatu yang jauh lebih indah dari menatap rembulan di langit. Kau tidak tahu apa itu, karna ilmumu terbatas. Kau hanya yakin , bila tidak di kehidupan ini suatu saat nanti pasti akan ada yang lebih mempesona dibanding menatap sepotong rembulan yang sedang bersinar indah.”


Text

Text Widget

Categories

Recent Posts

BERCERITA, BERKARYA, DAN BERBAGI RASA BERSAMA

HTML Templates

Download


Halaman

Powered By Blogger
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut